jadilah sesuatu yang berharga untukku cintai
0 komentar Diposting oleh Erwin Arianto di Senin, Juni 19, 2017
Aku,
Pernah merasa terluka karena mu
Kamu,
Pernah menoreh pedih di hatiku
Kita,
Pernah terbakar api amarah yang sama
Seringkali ingin mengabaikamu
Menghapus tentangmu
tapi, aku tak pernah bisa beranjak pergi
Sebesar apapun luka yang kuterima
Sekuat apapun aku berusaha keluar
Tetap berharap dapat menatapmu lagi dan lagi
Kamu wanita sederhana, yang mampu menekan ego keangkuhanku
Dengan caramu mampu menaklukan keakuanku
Dalam sadarku aku telah jatuh cinta dengan dirimu
Maka kumohon jadilah sesuatu yang berharga untukku cintai
Juli 2017
Pernah merasa terluka karena mu
Kamu,
Pernah menoreh pedih di hatiku
Kita,
Pernah terbakar api amarah yang sama
Seringkali ingin mengabaikamu
Menghapus tentangmu
tapi, aku tak pernah bisa beranjak pergi
Sebesar apapun luka yang kuterima
Sekuat apapun aku berusaha keluar
Tetap berharap dapat menatapmu lagi dan lagi
Kamu wanita sederhana, yang mampu menekan ego keangkuhanku
Dengan caramu mampu menaklukan keakuanku
Dalam sadarku aku telah jatuh cinta dengan dirimu
Maka kumohon jadilah sesuatu yang berharga untukku cintai
Juli 2017
Label: Puisi Cinta
Bintang. Simfoni yg tetiba mengambil malamku. Simfoni yg menghantarkan kamu dan kamu lagi padaku. Tidak, bukan sosokmu. Tp ingatan tentangmu!
Simfoni yg bisa mengundang egoku. Inginkan kamu menjadi Kita.
Namun, simfoni yg tetiba menyadarkanku utk menghadirkan satu nama dalam doaku. Satu nama, kamu
Simfoni yg akhirnya buatku bertanya “muluk kah keinginanku?”
Sumber: Internet
Terkadang mata ini iri kepada hati,
Karena kau ada di hati
Namun tidak tampak di mata
Aku tidak memiliki alasan pasti,
Mengapa sampai saat ini masih ingin menunggu,
Meski tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan
Hati ini meyakini bahwa kau ada,
Meski entah di belahan bumi mana
Mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama
Tersenyum menatap rembulan yang sama
Di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.
Juni 2017
For my Beautiful Red Butterfly
Label: Puisi Cinta
Semoga saya tidak merindukan setiap detik ini
Saya hanya sedang mencoba
Bukan lagi menikmati tetapi melupakan
Setiap detik ini agar nanti tidak membayangi
Saya tidak harus lagi hadir
Sebagai seorang penyemangat
Sebagai pelembut suatu kejenuhan
Maupun sebagai penenang hati yang membeku
Saya masih manusia biasa
Yang tidak kuasa membayangkan
Angin menikmati setiap sudut gemolek bulan
Yang membawa nikmatnya dunia
Sulit menerima tapi harus diikhlaskan
Saya sudah memaafkan
Tidak perlu disalahkan dan menyalahkan
Takdir sudah terukir
Terbanglah tinggi ke negeri di awan
Dengan segenap hati ini
Saya memohon mengundurkan diri
Terima kasih telah memberi saya kesempatan
Saya ikut berbahagia
Semoga di beri keluarga yang sakinan
Dan tambahan rejeki
AMIEN
Saya hanya sedang mencoba
Bukan lagi menikmati tetapi melupakan
Setiap detik ini agar nanti tidak membayangi
Saya tidak harus lagi hadir
Sebagai seorang penyemangat
Sebagai pelembut suatu kejenuhan
Maupun sebagai penenang hati yang membeku
Saya masih manusia biasa
Yang tidak kuasa membayangkan
Angin menikmati setiap sudut gemolek bulan
Yang membawa nikmatnya dunia
Sulit menerima tapi harus diikhlaskan
Saya sudah memaafkan
Tidak perlu disalahkan dan menyalahkan
Takdir sudah terukir
Terbanglah tinggi ke negeri di awan
Dengan segenap hati ini
Saya memohon mengundurkan diri
Terima kasih telah memberi saya kesempatan
Saya ikut berbahagia
Semoga di beri keluarga yang sakinan
Dan tambahan rejeki
AMIEN
Label: From Sahabat
Tangis menggelegar saat kau tiba didunia
Dengan tangan tergengap, sesosok lugu tak berdosa
Kumandang Adzan dan iqomat kubisikan ketelingamu
Kau buat indah dalam setiap tarikan nafas
Duhai Putri-putriku yang indah
kau hadirkan cinta dalam dunia ku
Menawarkan aroma kebahagiaan
Terlihat damai dalam Tidurmu
Wahai Qurrota a’yun ku
Bahagiaku ketika memeluk kalian
Jadilah Sholehah, hanya doamu yang ku minta
Menjadi penerang dalam gelap kuburku
Dengan tangan tergengap, sesosok lugu tak berdosa
Kumandang Adzan dan iqomat kubisikan ketelingamu
Kau buat indah dalam setiap tarikan nafas
Duhai Putri-putriku yang indah
kau hadirkan cinta dalam dunia ku
Menawarkan aroma kebahagiaan
Terlihat damai dalam Tidurmu
Wahai Qurrota a’yun ku
Bahagiaku ketika memeluk kalian
Jadilah Sholehah, hanya doamu yang ku minta
Menjadi penerang dalam gelap kuburku
Label: Puisi Kehidupan, quineisha
Label: Puisi Cinta
Ya Allah Saat Aku Jatuh Cinta lagi
Jangan Biarkan Lisan ini mengatakanya
Jangan engnkau izinkan mata ini tergota untuk melihatnya
Jangan engkau Ridho ketika hati ini mulai berani memikirkanya
Telah mampu kumengerti cinta tak semudah yang kumau..
Telah Lama Kubelajar meneguhkan hati ini untuk mengerti..
Engkau menyatukan manusia yang hanya berdiam untuk cintanya..
Engkaulah yang maha membolak-balikan hati kami..
Ya Allah Jika Aku jatuh cinta lagi..
Penuhilah hati ini dengan bilangan cintamu yang tak terbatas
berilah kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu..
Jangan pernah kau palingkan wajahMu dariku..
Kan kuindahkan dengan bermunajat di 1/3 malamku..
Inilah saatku jatuh cinta padamu dan kekasihmu Muhammad..
Kan Kutasbihkan lailahaillallah muhammadarrasullah..
Dalam Setiap Detik yang kau berikan kepadamu..
April 2017
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)



