IqEwVr5RYHY5lcozd7fQs7f4kHQ
Bisik Angin Tuk Bidadari

Hujan Pagi ini membawa Duka
Ada hati yang telah tertutup
Ada rasa yang harus padam
ada air mata yang harus diam

Dalam semilir angin membawa hujan
Cerita angin dan kupu hanya amarah
Atas angin yang selalu berhembus kencang
mematahkan sayap kupu yang indah

Kupu sudah terluka
Angin ingin mendekap mengobatinya
tetapi kupu lari bersembunyi dalam kepompong
Angin pun berduka akan semua pristiwa

Angin pun harus melayang
Tanpa ada lagi kupu manis hilang
Kupu dan angin berjalan dalam dunia berbeda
Tak akan ada kisah tertuang dalam rasa

Cinta Sejati

Banyak orang bertanya apakah ada cinta sejati, Tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding menyimpan perasaan mendalam pada seseorang. Dia tetap pergi walau tahu bahwa kamu mencintainya. Kenapa semua orang masih menginginkan cinta sejati? Kenapa? Kenapa? Cinta sejati itu pahit!

Dari namanya saja manis, ‘Cinta’. Semua orang mendengarkan kata cinta pasti langsung terbayang angan-angan manis. Cinta itu indah. Cinta itu tiada duanya. Tidak tahukah cinta datang satu paket dengan kesedihan. Ia terlahir begitu adanya. Jadi beroda untuk mendapatkan cinta sejati sama saja seperti mendoakan untuk kedatangan kesedihan itu.

Cinta sejati adalah ketika kau ikhlas akan hal itu karena yang kau mau dari dirinya hanyalah kebahagiaannya. Kau tidak ingin memilikinya. Untukmu tidak perlu baginya untuk mengucapkan selamat pagi setiap hari untukmu. Bagimu, tidak perlu dapat memeluknya untuk melenyapkan asa. Bagimu, tidak perlu baginya untuk melakukan apapun untuk dirimu, karena kau tidak memerlukan apapun dari dirinya; hanya kebahagiaannya.

Coba bayangkan, kau mencintai seseorang. Kau mencintai seseorang tersebut sudah bertahun-tahun. Dia tidak mencintaimu balik. Tapi kau tetap senang mencintainya karena entah kenapa, dari mencintainya saja tanpa ia memberikanmu timbal balik, kau sudah bahagia. Sudah cukup.

Lalu suatu hari ia jalan bersama teman terbaikmu. Teman yang merupakan pelipur lara. Teman dimana ia adalah tempat ceritamu akan gadis yang kau cintai itu. Jika kau bisa bahagia melihat mereka berdua, barulah itu cinta sejati. Tetapi sangat diragukan seseorang mampu melakukan itu. Karena pada dasarnya, itu bukan sifat alami manusia. Menerima dengan lapang dada begitu saja. Begitu mustahil.


Terkadang ada yang berfikir cinta itu tidak ada karena banyak dari kita yang terlalu memilih dan tidak menyadari bahwa ada didekat kita sesorang yang sangat mencintai kita, maka nikmatilah semuanya sebelum semuanya hilang dan kamu tidak akan dapat apa-apa. Jika cinta bisa datang terlambat, yakinlah tidak ada jodoh yang datang terlambat. Jika dia harus pergi dan kita merasa kehilangan, sejatinya bukan karena kesalahan kita yang terlambat menyadari cinta, tapi karena mungkin ada cinta lain yang sedang menunggu kita di ujung sana.

Perubahanmu yang tidak bisa lagi aku terima. Membuat aku harus melawan arus hatiku. Aku harus meninggalkan kisah ini, mengakhirinya untuk sebuah kebaikan. Aku ingin hidup yang lebih berarti lagi, dan dengan melepaskan kisah ini aku bisa menjadi diriku yang lebih baik.

Aku bebas dari jeratan iblis yang membelenggu masa depanku. Aku bisa menyelesaikan apa yang pernah tertunda karena hubungan yang membawa cinta dan benci menjadi satu. Meski sangat sakit, tetapi aku lupakan itu.
Karena setelah sakit ini, aku meyakini akan ada bahagia yang datang dalam kehidupanku. Dan untukmu, yang mengajarkan aku cinta dan benci. Kamu harus tahu sakitnya menjadi aku.
“Karena rasa sakit itu bukan hanya terdiri dari luka, tetapi perjuangan yang tidak dihargai.”
 Tetapi, saat semuanya mengalir apa adanya. Tanpa sebuah tuntutan untuk melangkah maju. Kamu menunjukan sifat aslimu yang sangat tidak aku suka.
Kamu mulai berani main tangan, memburu nafsu dan sesekali melukaiku dengan menunjukan betapa rendahnya harga diriku

Dalam hati aku tidak menginginkan kepergian itu, tetapi aku harus bisa membuat kamu berfikir logis. Aku masih sangat menyayangimu, tetapi kamu harus pergi untuk memperbaiki dirimu. Setelah merasa lebih baik, jangan pernah kembali untuk mencoba menyembuhkan luka ini, karena kamu tidak berhak lagi atas apa yang ada di kehidupanku.

Tapi ya sudahlah takdir sudah tertulis, pergilah jik hanya luka yang kau berikan, pergilah dengan semua cerca dan amarah mu. Biarkan aku mencari damai ku pasti waktu akan menyembuhkan semua ini. Terima kasih atas semua luka yang kau berikan membuatku menjadi semakin dewasa. 

aq bukanlah sampah...
Yg seenakny bisa kau ludahi dg perkataanmu yg menyakitkan...
Aq jg bukan permen karet...
Yg stlh kau hisap manisny lalu kau buang...
Aq seorang manusia...
Yang punya hati...
Yang punya perasaan...
Yang akan sll mrskn luka  yg engkau torehkan..

Namun... bisakah kau ttp mnjg perasaanku...

aku pun tersenyum


aku pun tersenyum
Memandang buku maya itu
tercerita tentang bahagia
Bahagia semua yang tercipta

Awal perjumpaan angin dan Bintang
Atau cerita tentang kupu merah
Tentang sebuah rasa yang teringini
Berjalan dalam sebuah semu ilusi

Saat ku tatap dan kuhitung hujan
Saat aku membenci hening
Saat kau kenalkan aku pada luka
semua berlalu dalam empat purnama ku termenung

Tentang kisah sang penerka
saat Cinta bertepuk sebelah tangan
Saat 12 agustus kelabu
Walau aku temukan goresan rasa di wajahmu

Sekarang hati tak ingin lagi mencinta
Karena aku berada pada asa ingin kau bahagia
Akhirnya semuapun usai, Aku Ikhlas
Semua tertulis dalan buku maya itu

AKu pun menyukai, karena terungkap makna semua
Dan saat ini pun aku bahagia setelah semua luka berlalu
Terbanglah Kupu merahku Tersenyumlah untuk ku,
karena aku tetap akan mencintaimu Kemarin, Hari ini dan Lusa

Sudirman 26012017

menggabungkan Beberapa judul puisi sendiri .. :)

Dalam kala lalu

Dalam kala lalu
Bahwa kita bukan sekedar berjumpa
Melainkan merangkaicerita Yang dicipta
Memaknai dewasa dalam jiwa

Sosok hati itu pergi
melangkah dalam sesal
Ditemani gerimis menari
Melepas yang harus pergi

Aku bahagia
Dengan semua yang berlalu
Dengan Ikhlas MU
Dengan terbebas dari ingin semu

Aku tersenyum
Melihat cerita lalu
Memaknai rasa dalam waktu
Mengihlaskan semua tentang itu

Sudahlah
Semua berawal dari angan angin dan bintang
Dalam perputaran Imagi tentang bidadari
Aku sadar semua tak harus terjadi

Bekasi EA 25012017

Ikhlas Melepas

Kini semua telah berbeda dari hal yang pernah kita sebut sebagai rencana. Kamu telah memilih jalanmu sendiri, sementara diriku juga harus bertahan dengan hidup yang kulalui.

Aku biarkan engkau menjauh, sebab apalah artinya mempertahankan seseorang yang selalu membuat rapuh. Aku belajar pada kenyataan yang tidak pernah kupikirkan sebelumnya. Aku mencari cara untuk memahami apa yang terjadi. Kamu memang tak pernah sepenuh hati. Semuanya hanya perkara akan penerimaan.

Berbulan-bulan sedih telah kusudahi. Langkah-langkah yang sempat terhenti. Tangis yang pecah berhari-hari. Semua keadaan yang tak dapat kupercaya akhirnya terjadi. Dari semua yang berlalu dan kini kita sebut masa lalu.

Aku mencoba menjadikan pelajaran untuk hidup yang tak akan terhenti sebab patah hati. Jalan-jalan akan semakin panjang. Hujan akhirnya akan teduh juga. Perjalanan pun harus tetap dilanjutkan lagi. Hidup nyatanya baik-baik saja tanpa kamu. Bahkan bisa menjadi lebih baik dari hal-hal yang kujalani di masa lalu.

Bukan sebuah penyesalan mengenalmu. Namun, juga tak kusesali karena akhirnya aku benar-benar bisa melepaskan mu. Semua akan baik-baik saja, akan menjadi lebih baik dari yang kamu kira.

Lanjutkanlah hidupmu tanpa aku. Bukankah kamu yang menginginkan melepaskanku? Bahagialah dengan pilihan yang kamu paksakan itu. Hidup akan terus berlanjut dan akupun sudah mengikhlaskan kamu untuk tidak ikut.

Aku akan tetap menemukan jalan baru. Melanjutkan petualang dengan seseorang yang kelak tinggal bersama jiwaku, yang tak akan pergi karna rayu-rayu.

Jika suatu hari nanti takdir mempertemukan kita lagi, maka belajarlah menerima bahwa kamu tidak lagi seseorang yang ada di hati. Seseorang yang pernah kutangisi karena sesak patah hati.

Ingatlah! Jika hujan diibaratkan dengan kegagalan Dan matahari diibaratkan dengan kesuksesan, maka dibutuhkan keduanya untuk menghasilkan pelangi yang indah

;;