Waktunya belajar merasa nyaman pada kesendirian
0 komentar Diposting oleh Erwin Arianto di Senin, Maret 05, 2018
rasa sesaknya dada dan irisan kesedihan lagi yang terberi? apa kau cukup mengerti keadaanku saat hari itu? asumsiku hingga saat ini, yang hanya kau pedulikan saat itu hanyalah perasaanmu dengan segala amarahmu kepadaku,aku ingin bertanya kepadamu wahai… apa pada saat kau meluapkan marahmu dan diamu kau memikirkan keberadaanku saat itu? apa kau memikirkan perasaan ku saat itu seperti apa rasanya dalam kondisi aku saat itu? apakah kau juga berfikir, sudahkah kau menghargai aku sayang?
bila kau dapat menjawab pertanyaan itu, pertanyaan selanjutnya adalah apakah sebenarnya kau ingin dimaklumi dan dimengerti oleh ku sayang? seperti apa aku harus memaklumimu? masih kurangkah selama ini segala sesuatu hal hingga pemakluman untuk mu?
dan aku ingin bertanya kembali kepadamu sayang, kau ingin aku selalu ada disampingmu bukan, untuk apa sayang? hanyakah untuk selalu diperlakukan seperti ini?
maka yang ku bisa Belajarlah untuk nyaman dengan diri sendiri. Belajar untuk tak lagi mengharapkan mereka yang memang enggan membersamai. Dan kau tak akan merasa lelah lagi. Raih kembali kekuatan yang selama ini hilang. Sudah waktunya bagi dirimu untuk menggali kembali jati diri. Bukankah dia sudah lama ditarik ke belakang karena kamu sibuk mencari perhatian mereka yang sejak awal sampai sekarang tak pernah memerhatikan?
Ketika dunia tak memberi perhatian terhadap apa yang kamu lakukan, istirahatlah. Waktunya belajar merasa nyaman pada kesendirian
bila kau dapat menjawab pertanyaan itu, pertanyaan selanjutnya adalah apakah sebenarnya kau ingin dimaklumi dan dimengerti oleh ku sayang? seperti apa aku harus memaklumimu? masih kurangkah selama ini segala sesuatu hal hingga pemakluman untuk mu?
dan aku ingin bertanya kembali kepadamu sayang, kau ingin aku selalu ada disampingmu bukan, untuk apa sayang? hanyakah untuk selalu diperlakukan seperti ini?
maka yang ku bisa Belajarlah untuk nyaman dengan diri sendiri. Belajar untuk tak lagi mengharapkan mereka yang memang enggan membersamai. Dan kau tak akan merasa lelah lagi. Raih kembali kekuatan yang selama ini hilang. Sudah waktunya bagi dirimu untuk menggali kembali jati diri. Bukankah dia sudah lama ditarik ke belakang karena kamu sibuk mencari perhatian mereka yang sejak awal sampai sekarang tak pernah memerhatikan?
Ketika dunia tak memberi perhatian terhadap apa yang kamu lakukan, istirahatlah. Waktunya belajar merasa nyaman pada kesendirian
Belum tentu diam itu tidak perduli
Belum tentu diam itu tidak menyimak
Belum tentu diam itu tidak mau berubah
Belum tentu diam itu karena takut
Belum tentu diam itu tidak punya hati
Belum tentu diam itu apatis
Lihat dan pahami kondisi seseorang di saat diam
Karena belum tentu bisa disama ratakan dengan yang lain
Belum tentu diam itu tidak menyimak
Belum tentu diam itu tidak mau berubah
Belum tentu diam itu karena takut
Belum tentu diam itu tidak punya hati
Belum tentu diam itu apatis
Lihat dan pahami kondisi seseorang di saat diam
Karena belum tentu bisa disama ratakan dengan yang lain
#rps
Kau harus beranjak dari ruang mu
0 komentar Diposting oleh Erwin Arianto di Jumat, Februari 23, 2018Berteman dengan hujan malam ini
Sesuara parau berkata tentang takdir
Pekat di bahuku kelam meyelimutiku
Rembulan beristirat di balik situ
Diriku tidak pernah utuh.
Sementara suara riuh hujan jatuh
hanya aku dan kesunyian yang besar.
Aku rindu kupu merah ku
Sesaat guruh bergemuruh
Ada sesak terasa saat tau kabar berita
Kau harus beranjak dari ruang mu
Untuk menggapai waktu yang baru
Memanggil namamu ke ujung maya
Hanya sunyi dan bisu
leleh air mata jatuh satu
berteriak pada takdir itu
Sang maha sempurna
mengapa kau tulis itu
Aku hanya ingin kupu merahku
Kupetik satu kuntum rindu untukmu
Karena selalu kupu yang kumau
Bandung 23022017
selama ada cinta pasti ada jalan
0 komentar Diposting oleh Erwin Arianto di Jumat, Februari 23, 2018
Tiba kabar itu muncul kau harus beranjak dari tempat mu sekarang, karena tugas baru yang diberikan oleh institusimu, seketika itu takdir tertulis ada jarak yang tuhan berikan kepada kita, fikiran yang berkecambuk dan bermain dalam fikiran ku, ya yang maha pemilik dunia dan langit apakah secepat ini, mengapa ini terjadi, apakah karena aku tidak bersukur atau ada jalan lain yang tertulis antara aku dan dia.
Melihat keluar jendela hujan besar mengiringi malam ini, kutatap hujan dengan nanar apakah dan hatiku bertanya apakah tujuan dan takdir yang harus terjalani ini, aku yang biasa setiap hari datang ke padanya, kini harus menahan diri karena ada jarak yang memisahkan, ada kebiasaan hari yang berubah, tapi berteriak pun aku tak bisa, mengeluarkan kutukan pun tak akan bisa merubah semua ketetapan Nya, lalu apa yang kubisa?? yang kubisa adalah mendekat kepadaNYa memohon di bawah kakinya bersujud kepadaNya meminta yang terbaik. Oh sedihnya.
Aku dan kamu saat ini bersama, dan pasti suatu saat nanti akan terpisah oleh jarak dan waktu. Mungkin saja besok kita akan berpisah untuk waktu yang lama, mungkn saja, apakah ini kenakalan ku pada mu tuhan yang mencoba membuat jarak ketika kita dekat, maka kau sentil aku dengan memberi jarak sedikit. Atau ini sebuah kesempatan untuk saling menahan diri, memperbaiki dan saling berfikir untuk yang terbaik untuk kita.
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan bukan, begitulah hati menenangnkan diri Entah seberapa lama sudah bersama, pasti akan ada perpisahan diakhir cerita nanti. Namun tak berarti hidup akan berhenti pada titik dimana rasa sedih tercipta. selama masih ada cinta pasti ada jalan, ah pikiran ku kembali menyemangatkan diri,Karena memang semua dibawah kendali yang kuasa.
lagian hal ini tidak untuk menyurutkan, hal ini harusnya menjadi semangat diri untuk tetap mencintai kamu apa adanya.
aku yakin seperti yang aku tulis diatas, selama ada cinta pasti ada jalan, karena cinta akan menghapus semua hambatan yang terjadi, dan aku tak akan kalah dengan keadaan, seperti lagu dewa yang menemaniku malam ini, Cinta kan membawamu kembali disini menuai rindu, membasuh peluh... atau ini adalah cara Tuhan menumbuhkan cinta dengan menghadirkan rindu antara aku dan kamu, ah sudahlah aku harus berbaik sangka kepada Nya, karena Dia yang tahu yang terbaik untuk aku dan kamu. tetapi yang pasti aku sangat mecintai kamu.
Melihat keluar jendela hujan besar mengiringi malam ini, kutatap hujan dengan nanar apakah dan hatiku bertanya apakah tujuan dan takdir yang harus terjalani ini, aku yang biasa setiap hari datang ke padanya, kini harus menahan diri karena ada jarak yang memisahkan, ada kebiasaan hari yang berubah, tapi berteriak pun aku tak bisa, mengeluarkan kutukan pun tak akan bisa merubah semua ketetapan Nya, lalu apa yang kubisa?? yang kubisa adalah mendekat kepadaNYa memohon di bawah kakinya bersujud kepadaNya meminta yang terbaik. Oh sedihnya.
Aku dan kamu saat ini bersama, dan pasti suatu saat nanti akan terpisah oleh jarak dan waktu. Mungkin saja besok kita akan berpisah untuk waktu yang lama, mungkn saja, apakah ini kenakalan ku pada mu tuhan yang mencoba membuat jarak ketika kita dekat, maka kau sentil aku dengan memberi jarak sedikit. Atau ini sebuah kesempatan untuk saling menahan diri, memperbaiki dan saling berfikir untuk yang terbaik untuk kita.
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan bukan, begitulah hati menenangnkan diri Entah seberapa lama sudah bersama, pasti akan ada perpisahan diakhir cerita nanti. Namun tak berarti hidup akan berhenti pada titik dimana rasa sedih tercipta. selama masih ada cinta pasti ada jalan, ah pikiran ku kembali menyemangatkan diri,Karena memang semua dibawah kendali yang kuasa.
lagian hal ini tidak untuk menyurutkan, hal ini harusnya menjadi semangat diri untuk tetap mencintai kamu apa adanya.
aku yakin seperti yang aku tulis diatas, selama ada cinta pasti ada jalan, karena cinta akan menghapus semua hambatan yang terjadi, dan aku tak akan kalah dengan keadaan, seperti lagu dewa yang menemaniku malam ini, Cinta kan membawamu kembali disini menuai rindu, membasuh peluh... atau ini adalah cara Tuhan menumbuhkan cinta dengan menghadirkan rindu antara aku dan kamu, ah sudahlah aku harus berbaik sangka kepada Nya, karena Dia yang tahu yang terbaik untuk aku dan kamu. tetapi yang pasti aku sangat mecintai kamu.
Aku Cemburu Karena Aku Peduli, Aku Cemburu Karena Aku Sayang, Aku Cemburu Karena Aku Punya Perasaan, malam ini dengan informasi yang kau tulisan aku pikiran ku kacau, karena apa??? karena aku cemburu... kamu tulis kamu berenang malam, pikiran negatif ku bertanya dengan siapa??? aku benci mengakui aku cemburu.
Segalanya terasa tidak nyaman ketika rasa cemburu itu tiba-tiba datang. Bahkan cemburu itu membuatku tidak bisa mengontrol diri. Aku takut kelak saat rasa cemburu itu sudah ada pada puncaknya malah akan membuat diriku tidak bisa mengontrol diri lalu nekat berbuat hal-hal yang akan merugikanmu dan bahkan akan menyakiti dirimu. Aku takut saat itu akan tiba maaka aku ingin segera mengakhirinya.
Pura-pura tidak tahu dan diam seolah tidak ada apa-apa itu tidak cukup kuat untuk menahan diri agar tidak merasa cemburu. Bahkan rasa cemburu ini malah mendorong untuk mencari tahu kebenaran untuk melihat sendiri segala sesuatunya yang membuat diri ini semakin sakit.
Kamu, iya kamu, kamu memang ahlinya mempermainkan hatiku, dari diamu, marah mu, egomu, ah sudahlah selamat lah kamu luar biasa mampu membuat hari ku jadi buruk seketika, dan ujungnya kamu mengatkan semua salah mu sendiri. dasar wanita.. arrhhh. Aku benci jikalau rasa cemburu hadir dan menguras hati, tapi disaat itu juga aku tersadar bahwa aku masih sayang kepadamu. biarlah aku yang harus selalu menenangkan hatiku, dan kamu yang selalu membuatnya bergemuruh kembali, aku lelah.
Segalanya terasa tidak nyaman ketika rasa cemburu itu tiba-tiba datang. Bahkan cemburu itu membuatku tidak bisa mengontrol diri. Aku takut kelak saat rasa cemburu itu sudah ada pada puncaknya malah akan membuat diriku tidak bisa mengontrol diri lalu nekat berbuat hal-hal yang akan merugikanmu dan bahkan akan menyakiti dirimu. Aku takut saat itu akan tiba maaka aku ingin segera mengakhirinya.
Pura-pura tidak tahu dan diam seolah tidak ada apa-apa itu tidak cukup kuat untuk menahan diri agar tidak merasa cemburu. Bahkan rasa cemburu ini malah mendorong untuk mencari tahu kebenaran untuk melihat sendiri segala sesuatunya yang membuat diri ini semakin sakit.
Kamu, iya kamu, kamu memang ahlinya mempermainkan hatiku, dari diamu, marah mu, egomu, ah sudahlah selamat lah kamu luar biasa mampu membuat hari ku jadi buruk seketika, dan ujungnya kamu mengatkan semua salah mu sendiri. dasar wanita.. arrhhh. Aku benci jikalau rasa cemburu hadir dan menguras hati, tapi disaat itu juga aku tersadar bahwa aku masih sayang kepadamu. biarlah aku yang harus selalu menenangkan hatiku, dan kamu yang selalu membuatnya bergemuruh kembali, aku lelah.
aku suka secangkir teh tawar hangat
0 komentar Diposting oleh Erwin Arianto di Rabu, Februari 21, 2018aku suka secangkir teh tawar hangat
asap tipis teh menenangkan
Seperti dulu dia menyajikan untuk ku
damai terasa dan menyenangkan
Secangkir teh tawar hangat adalah awal
tanpanya ada kehampaan yang terasa
dengannya aku merasakan ketenangan
seperti damai hatinya menyejukan jiwa
pagi ini secangkir teh ini menguatkan ku..
hampir saja aku lupa menikmati pagi ini
seketika aku rindu dengan dirinya
senyum pemberinya yang lama ku tunggu
Tahu kah kamu
Ternyata Senja terlalu berani
Mengingatkan ku kepadamu lagi
gemetarku berusaha tetap diam
415 hari berusaha memahami
Selama itu egomu memuncak
Aku lelah tapi ingin berhenti
Tapi aku tak mampu beranjak
Dan kini aku menikmati sepi
Seperti saat kau kembali sunyi
Maka usirlah rasa ada dalam hati
menari dalam semua memori
Kata-kata musnah ketika kau dan aku berjauhan
Senyap memang kawan terbaik kau dan aku.
adakah lara ketika kita sama
Kau hidup seberusaha aku mematikan tentangmu
Aku tidak mengerti tentang semua ini
Aku, hujan, kopi dan jakarta,
mengulas kembali memori tentangmu.
Menerima takdir bahwa kita hanyalah mimpi.
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)



