IqEwVr5RYHY5lcozd7fQs7f4kHQ
Bisik Angin Tuk Bidadari

Sewaktu Pacaran

Sewaktu pacaran segala kekurangan pasangan tidak menjadi soal, Andamalah tertarik dengan kekurangannya dan dapat memakluminya. Tetapisetelah bertahun-tahun hidup bersama kekurangan tersebut membuat Andakesal, marah terhadapnya. Setiap orang adalah unik, bahkan keunikan inilah yang memperkaya kehidupan perkawinan Anda.

Pernahkah Anda memberikan pujian pada pasangan akan keunikannya yangtidak ada padamu ? Mungkin sebagian besar wanita akan enggan memberi-kan pujian pada suaminya karena mereka beranggapan nanti dia besar kepala atau saya dianggap murahan atau segudang alasan lainnya.Demikian pula suami, mungkin mereka beranggapan tidak perlu memujiistrinya lagi karena sudah suami-istri, malu kalau didengar anak-anak, nanti diberi tanggapan sinis dari istrinya ("Pasti ada maunya"). Alasan-alasan tersebut sering dijumpai dalam hubungans ebagian besar pria-wanita.
Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapannegatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang ter- jadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang mem-berikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akandirinya. Misalnya Anda memuji masakan istri Anda enak (meskipun Andatahu makanan tersebut agak asin) tetapi tanggapan dia akan luar biasa dan dia akan memasak yang lebih enak lagi di lain waktu. Tentu halini menyenangkan pula bagi Anda.

Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenagakeluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatif lainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang.Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasarmanusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan ke-butuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalu siap satu sama lain. Anda dapat memberikan pujian kapan saja. Jangantakut suami/ istri menjadi bosan kalau dipuji terus. Dari riset di-ketahui bahwa semua orang begitu ingin dipuji oleh orang lain entahkarena prestasi, penampilan atau hal lainnya.

Mungkin ada yang bingung apa ya yang harus saya puji dari diripasangan saya? Semuanya biasa saja, nggak ada yang istimewa darinya.Cobalah Anda teliti lagi. Bisa saja perbedaan kepribadian merupakansalah satu keunikan yang bila dipuji akan memberikan pancaran kekuatan baru baginya. Misalnya Anda termasuk orang yang teliti,teratur dan tertutup. Berbeda dengan pasanganmu yang periang,terbuka. Dia begitu senang membicarakan hal-hal pribadi pada oranglain bahkan pada orang yang belum dikenal. Sedangkan Anda, pada orang yang telah akrab baru bisa mengutarakan hal-hal yang bersifatpribadi. Dia suka mencetuskan ide dan mengharapkan ada orang lainyang bisa membantu memikirkannya pula. Anda menganggap suami hendakbenar-benar melakukan hal tersebut, dan bila Anda tidak menyenangi ide tersebut, Anda dengan keras menentangnya. Maka terjadilahperselisihan karena istri tidak mengerti cara berpikir suami.

Berbeda dengan istri yang perlu mempertimbangkan berjam-jam bahkanberhari-hari dalam mempertimbangkan sesuatu sebelum melaksanakannya. Dan ini membuat kesal suaminya. Tetapi dengan pemahaman perbedaankepribadian tersebut mereka dapat saling mengisi. Suami dengan idenyayang spontan tanpa memikirkan apakah dapat terlaksana atau tidak,dibantu oleh istri dalam merealisasikan. Istri memuji pasangannya atas ide-idenya yang brilian dan sebaliknya suami memuji istrinyaatas sikap hati-hatinya dalam merealisasikan idenya tersebut.
Perbedaan kepribadian yang dulunya menjadi penyebab pertengkaransekarang menjadikan mereka suatu tim yang kuat.

Bisa juga Anda berdua membicarakan masa lalu atau saat pacaran yangberkesan. Misal dulu sewaktu pacaran, dia rela antri 1 jam hanyauntuk membeli tiket bioskop yang Anda minta. Berikan pujian atastindakannya saat itu.Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istriseharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagaisenjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membinacinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmu dan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untukmemupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang.

Sumber: http://erwinarianto.multiply.com/journal?&page_start=560

Semua Tentang Cinta

Tentang Cinta

Untuk yang ingin mengetahui tentang cinta untuk yang sedang terlibat dalam suatu hubungan percintaan dengan kekasih, pasangan, Istri, orang Tua, sahabat atau lainya, semoga tulisan ini dapat memberi suatu gambaran atau pencerahan

'When two people love each other, nothing is more imperative and delightful than giving' ~ Guy de Maupassant ~

MISKONSEPSI

Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat. Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan deal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan-jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan. Cinta membutuhkan proses, Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya.(EA)

Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang\n perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta, mereka mencintai pasangan sebagai personalitas yang utuh.

Cinta tidak menguasai dan mengalah,
tapi berbagi bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya\n beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

CINTA BUTUH WAKTU

Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila.
Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta, mereka mencintai pasangan sebagai personalitas yang utuh.

CINTA BERBAGI, TIDAK MENGONTROL

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

BUATLAH CINTA ITU KONSTRUKTIF

Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.
CINTA TIDAK MELENYAPKAN SEMUA MASALAH
Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang (berarti tidak benar-benar mencinta) cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

CINTA CENDERUNG KONSTAN
Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara\n realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding. Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu,\n bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan. ",1]


CINTA TIDAK MELENYAPKAN SEMUA MASALAH

Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang (berarti tidak benar-benar mencinta) cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

CINTA CENDERUNG KONSTAN

Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

CINTA TIDAK BERTUMPU PADA DAYA TARIK FISIK

Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta itu buta?

Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin bisa diperbaiki.

CINTA MEMPERHATIKAN KELANJUTAN HUBUNGAN

Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

CINTA BERANI MENYATAKAN HAL YANG TIDAK DISUKAISelain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai\n kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.

CINTA TIDAK BUTA

Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin bisa diperbaiki.

CINTA MEMPERHATIKAN KELANJUTAN HUBUNGAN

Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

CINTA BERANI MENYATAKAN HAL YANG TIDAK DISUKAI

Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.

Jadi benerkah hubungan dengan orang yang anda kasihi adalah sebuah cinta atau hanya sebuah Nafsu Belaka?(EA)

Sumber Asli: Internet(uknown)
http://erwinarianto.multiply.com/journal/item/219/Tentang_Cinta

Aku memiliki sebuah rasi
sebuah gugusan indah di bintang galaxi
Dimana ada mimpi memberi ku arah menaungi
menjejak langkah kearah yang pasti

Dengan sejejak angin berhembus mencoba mencari
Tapi kucoba dalam memberi nuasa pada relgi
dalam rasi ku perjelas semua mimpi
membakar semangat dalam mimpi diri

Bersama terang dalam naungan rasi bintangku ini
Ku berajalan tak menyerah menembus badai membatasi
Rasi ku memberi suatu warna dalam gelap seperti Pelangi
Membawa membangkitkan seluruh motivasi

Aku bisa.. aku mampu dan itu pasti
Karena aku adalah seorang yang memiliki
Kemampuan dan kamuan untuk menggapai semua mimpi diri
Bersama doa dan bimbing sang Ilahi robbi
Dan semua mimpi pasti ku ubah menjadi reality...

Depok 23 Juni 2008
Erwin Arianto




On 6/23/08, c-yakuw wrote:
Digerbang mana asa tertumpu
diredup mana bintang kan bertepuk
malampun masih gerah terbentang tanya
siangpun masih dingin tanpa hasrat dalam ketukan nyata
tolong... tiupkan semangatku...

dimana... angin kan membawaku...
dijanji mana aku kan berdiri
masih terayunku dalam jelas mimpi
terpurukku ditengah perjuangan ini
tolong... tiupkan semangatku...

sungguh sepi tanpa rasiku...
sungguh senyap tanpa pijarnya
meski hatiku untuk jiwa yang lain
aku menunggu pijarnya tetap menuntunku
bilakah dia masih menunggu dimenara kemenangan...?
tolong... tiupkan semangatku...

Inspired by : Romance N Rasi Bintang

Bumi Allah, 22 Juni 2008
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com

Lambat terasa waktu berjalan melaju
teringat semua cerita tentang kita
kita yang telah lalu tentnag cinta
Yang tak akan bernah kembali menyapaku

tak ada lagi cerita tentangmu
tak ada lagi ceria wajahmu
Tak ada lagi Cinta dari dirimu
Yang selalu kurindu dalam setiap langkahku

Ada cerita tentang kamu dan aku
Saat kita bahagia bersama dirimu
Saat kau menangis di peluku
Sebuah tangis mengakhiri kisah yang haru

Kini kau hanya sebuah lukisan kalbu
yang mengiringi dan menjadi saksi bisu
Semua keindah cinta yang sembat membuat ambigu
Walau kau dan aku adalah sebuah cinta satu

Aku membenci memaknai diri mu sebagai mantan
karena kau tak akan pernah menjadi mantan
karena aku masih selalu mencintai mu
Dalam lubuk hatiku engkau masih kekasih hati selalu

Kepada kau yang tetap tercantik
Tahu kah kau kau tetap menarik
Dengan sikap dan tawa mu yang memang unik
Selalu membuat ku menjadi tertarik

Kepada kau yang tercinta
aku selalu memberi sebuah rasa
Yang tak akan ku berikan sebuh Noda
Dalam cerita kita yang sangat mempesona

Kepada Kau yang Tersayang
tahu kah akau wajah mu selalu terbayang
Disetiap hariku tak akan pernah hilang
dan cintamu membuatku selalu melayang

Kepada kau yang termanis
ada dan menjadi kisah yang terlukis
hidup akan selalu bahagia dan tak akan miris
Dan akan kuberikan cinta tak pernah terkikis

kepada Kau yang Terkasih
ku terbuai dengan sifat mu yang welas asih
ku tahu hati mu memang suci bersih
Rasa cinta ini akan ku jaga terimakasih.

Depok 17 JUni 2008
Erwin Arianto
Internetnya Disconect

Perjalaan mempersatukan dalam kisah cinta yang salah
ku temukan diriku dalam mabuk cintanya
penuh riak dan gelombang yang saling mendesah
dimana sauh cinta bergetar membawa kedamaian

Kisah kita bukan kisah Cinderela
yang penuh suka cita dalam bercinta
Kisah kita juga bukan kisah romi dan juli
Yang mempertaruhkan hidup untuk kisah sejati

Tetapi kisah kita adalah kisah yang indah
Kisah kita bahgai angin sepoi sejuk walau itu sulit
Kau ada disaat semua kisah cinta tak seharusnya terjadi
Tapi rasa yang bergelora tak bisa ku tepiskan semua

Aku mencintai mu dengan segenap raga jiwa
Tapi kita tak bisa menjuntai kisah penuh bahagia
Kau pun mencintaiku dengan senyum ikhlasmu
Walau cinta sering menyakiti di indah hatimu

Maafkan aku cinta ketika saat kita tiba
tak lagi perlu ada semua yang sudah pernah ada
aku tahu pasti ketika dipasangkan jangkar takdir
Ketika semua yang teringinkan harus berakhir
kini hanya tersisa Dilema Hati yang terus mencinta

Depok 15 Juni 2008
Original By erwin Arianto

Hari ini adalah hari terakhir bulan ramadhan, besok sudah lebaran, Kubayangkan suara gema takbir menggema yang bisa terdengar sampai ke seantero negeri. Suara merdu yang Terlantun indah, begitu menggetarkan dada setiap manusia yang beriman. harusnya besok adalah waktu yang membahagiakan bagi seluruh umat islam.

Seharusnya besok adalah hari kebahagiaan. Setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa, akhirnya tiba jua hari kemenangan yang dinantikan. Semua orang bersuka cita. Saling mengunjungi, saling bermaafan, saling berucap selamat dan saling mendoakan. Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima segala amal ibadah kita. Menyambung silaturrahim dengan sanak saudara, tetangga dan teman-teman. Dengan pakaian baru dan kue-kue lezat terhidang di meja.

Aku teringat bagaimana aku dengan setengah memaksa meminta kepada ayah untuk membelikan baju baru kepada ayahku, "pak.. aku mau baju baru ya lebaran ini" ucapku kepada ayah, karena lebaran ii adalah tahun ke tiga aku rayakan tanpa mengenakan baju baru, aku merasa di ejek teman-teman dan tetangga yang mengenakan baju baru. walau aku tahu semenjak ayah ku di phk karena perusahaanya bangkrut akibat kenaikan BBM, ayah kini hanya jadi penarik Becak di persimpangan dekat pasar.

Sebenarnya bapak, sungguh menyayangi kami sekeluarga, bapak giat mencari nafkah agar aku bisa bersekolah, tapi mungkin aku yang tidak tau bersukur dan banyak menuntut kepada bapak untuk bisa membelikan aku dan adiku baju baru pada idul fitri ini, sebuah keinginan wajar untuk orang yang berpunya, tapi bagiku dan adiku itu adalah sebuah imaginasi yang terlalu mewah, ayah selalu beralsan ini ulah pemerintah yang seenak nya sendiri, jadi kami yang menanggung bebannya.

Aku yang masih belum mengerti urusan politik atau urusan negara yang njelimet hanya menyimpan kepedihan karena ayah belum mampu membelikan aku dan adikku pakaian lebaran baru, aku dan adik berusaha selalu bersabar dan menerima, apa pun yang diberikan Allah kepada kami.

Aku hanya selalu berdoa, dan memohon kepada Allah sesuai nasihat Ayah “Iman seorang mukmin akan tampak di saat ia menghadapi ujian. Di saat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apapun dari doanya. Ketika, ia tetap tidak merubah keinginan dan harapannya, meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tahu apa yang lebih maslahat untuk dirinya. Ia yakin bahwa dengan ujian itu, Allah ingin melihat tingkatan kesabaran dan keimanannya. Ia yakin bahwa dengan keadaan itu, Allah swt menghendaki hatinya menjadi luruh dan pasrah kepada-Nya. Atau, boleh jadi melalui ujian itu, Allah menghendaki dirinya untuk lebih banyak lagi berdoa sehingga ia lebih dekat lagi dengan-Nya melalui doa-doanya.”

Tiba-tiba kepedihan didada ku semakin memuncak, dan air mata ini tidak bisa diajak kompromi mengalir pada kedua pipiku, karena aku ingin sekali memiliki baju baru pada lebaran ini, Aku pun terlena pada kenangan lalu, di mana ayah masih jaya sebagai buruh pada suatu pabrik plastik. Dulu setiap lebaran rumah kami meriah, banyak makanan, baju baru dan lainya. hal itu hanya membawa kepedihan dan penyesalan yang dalam.

"Ayah mau kemana?" tanyaku kepada ayah, "Mau narik cari rejeki." jawab ayah singkat, "yah jangan lupa ya aku di beliin baju baru" ungkapku, ayah hanya menjawab dengan anggukan pelan.Aku tertegun.Anggukan ayah membuatku merasa bersalah. Ya Gusti Allah... ampuni aku yang selalu menyusahkan Ayah.

Sore itu ayah pulang dengan muka sumringah, "YAnti..." panggil ayah kepadaku, "ada apa yah" tanyaku kepada ayah. Ini nak, alhamdulillah ayah dapat rezeki nak, kamu bisa beli baju lebaran" kata ayah sambil menyodorkan uang 300.000, "ini dari mana yah uangnya" tanya aku kepada ayah. "tadi becak ayah di sewa orang untuk pindahan, Alhamdulillah orang itu baik dan memberi ayah lebih nak" begitu lah carita ayah, dan aku pun bisa tersenyum sumringah, karena baju yang kuimpikan bisa aku beli

Keseokan harinya kami sekeluarga naik becak ayah pergi kepasar, hal ini adalah hal yang sangat indah, walau kami tidak mempunyai mobil seperti orang kaya, naik becak sekeluarga adalah hal yang jarang terjadi, tapi kali ini ayah mengantar kami kepasar untuk membelikan aku dan adiku sebuah baju baru.

Adikku memilih baju atas bawah dengan motif senada. Cocok sekali untuk dia yang masih duduk di bangku SD. Kebanyakan anak-anak seusia adikku memang lebih suka memakai baju stelan. Ibuku langsung mananyakan harga baju yang kami pilih. Agak lama aku menunggu ibuku tawar-menawar harga dengan pemilik toko. Tapi untungnya ibu berhasil membeli baju itu dengan harga yang lumayan terjangkau. Aku sangat bahagia.

"Ibu tidak sekalian membeli baju baru?" tanyaku pada ibu. "Baju baru tidak penting bagi ibu, Yang penting hati kita diperbarui lagi untuk dapat lebih dekat dengan-Nya. Melihat kamu dan adikmu senang itu sudah cukup bagi ibu." ibu menjawab lirih, sambil menasihati ku. ayah tadi tidak mengantar kami belanja, ayah bilang dia mau narik becak dulu, nanti pulangnya di tunggu di pangkalan becak tempat ayah mangkal di pasar itu.

setalah berputar-putar di pasar agak lama untuk menemukan baju serta berbelanja keperluan untuk menyambut lebaran, aku, adik dan ibu menuju pangkalan beca tempat ayah biasa mangkal, ku lihat ayah belum tiba disana, kami pun menunggu dengan sabar, " bu itu ayah" ucapku sambil melihat kesebrang jalan, dan ku lambaikan tangan memanggil ayah.

"ayah..." ucapku sambil setengah berteriak, ayah dengan wajah yang riang, berusaha mengayuh becaknya dengan kencang, seakan tidak sabar menjemput kami, "Tin...............Brak..." sebuah truk pengangkut pasir menabrak ayah. Seketika tubuh ayah ambruk ke tanah. Penuh darah bercucuran. Adikku manangis kencang. Orang-orang sekitar berlarian menuju tempat kejadian. Mereka semua mengerumuni ayah.

Dan ayah di bawa ke rumah sakit, oleh sopir truk itu, aku, ibu dan adikku menunggui aku di rumah sakit itu, Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar... La ilaha illallah wallahu akbar... Allahu akbar walillahilhamd... Suara takbir dan tahmid mengiringi hari itu yang bertepatan dengan malam takbiran.

Akupun berdoa kepada Allah "Ya Allah ya tuhanku, tolong jangan kau ambil ayah ku tercinta, aku sayang kepadanya, tiada orang yang paling baik sedunia selain Ayah" dan dokter rumah sakit itu menghampiri ibu, "bu, kondisi bapak alhamdulillah tidak apa-apa, hanya tangan kananya patah" mungkin besok pun sudah bisa pulang" jelas dokter kepada ibu.

Esoknya ketika lebaran tiba aku dan adiku menjenguk ayah di rumah sakit, baju yang baru yang niat nya kupakai untuk bersilahturahmi kepada saudara dan tetangga, ku pakai untuk membawa ayah pulang. di depan ayah aku mencium tangan, dan bersyukur kepada Allah bahwa lebaran ini aku masih di beri kesempatan bersama ayah ku yang tercinta. "Ayah aku tidak terlalu butuh baju baru, aku bersyukur ayah masih ada disisi kami" dan ku lihat ayah tersenyum haru. kesehatan dan Keberadaan Ayah Adalah hadiah Idul Fitri ku dari Allah yang paling berharga. dan kupun berdoa memanjat syukur yang tak terkira.

“Ya Tuhanku, berilah aku kekuatan untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi, serta memasukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.Kasihilah kami wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.” Amiin.

Depok 12 Juni 2008
Original by Erwin Arianto


;;