IqEwVr5RYHY5lcozd7fQs7f4kHQ
Bisik Angin Tuk Bidadari

Bergumul dengan kegetiran sanubari
Menguasai keadaan mata hati
Akan kemolekan sentuhan kesenyapan diri
Membawa keindahan buaian fatamorgana
Sesak aku didunia maya
Yang berbisik dari sudut mata
Membawa detik ragu akan waktu
Terjaga dalam ingatan dunia nyata
Saat ku tertidur dengan mimpi sempurna
Bangunkan ku sayang
Dari semua mimpi yang tlah teraba
Saat ku akan tenggelam dalam kegelapanku
Agar ku tak lari dari rasa yang harus ku batasi
Saat kau menawarkan sisa cinta dalam rasa
“For my EA gle…Wake me up beib…”

BY HWS

Ya Allah engkau yang lebih tahu apa yang tengah kurasakan saat ini, perputaran waktu mengantarkan aku bertemu banyak pilihan sang Hawa, dari yang cantik hingga baik hati, memang tak ada yang sempurna, benar-benar sulit yang menemukan yang pas di jiwa.

Dalam Kerisauan ini, Hati ini masih tak mampu menjawab siapa sebenarnya yang kuinginan, bagaimana rasa  yang kurasakan. mengapa yang kuanggap cinta terasa biasa saja bahkan teramat sederhana.

Sering kumeminta pada MU ya Allah, bukakanlah hati, dan biarkan aku berfikir mendalam tentang warna yang ku selami, sesuatu yang membuat ku penat dan ingin melapaskan takdir. Aku tak ingin merasakan gelombang ombak yang terus membuatku terombang-ambing olehnya, mungkin kali ini tak jauh beda dengan kisah-kisah yang pernah kau berikan kepadaku. Mencintai tapi tak mampu memahami inginku sendiri. Apakah benar dia yang baru hadir akan menjadi Makmum ku..? tapi mengapa semua menjadi rumit dan sulit. Mengapa tiada tawa atau sekedar senyum sebagai pertanda akan bahagia saat ia hadir. Mungkinkah pertanda saat kau ceritakan semua tentang dia, aku hanya tersenyum kecut menahan sesak di dada.

Apakah ini pertanda cinta memang tak pernah ada, bahwa cinta tak bisa luluh begitu saja meski dengan pengorbanan dan kebaikan, karena yang baru hadir kala mendapati hal itu hanyalah rasa kasihan dan iba seperti yang teralami saat ini.

Ya Allah, yang maha pengasih lagi maha penyayang, tunjukanlah yang terbaik untuk ku hidupku dan semua, apakah aku harus bertahan, memberi kesempatan bahwa suatu saat semua akan berubah dan aku bisa tersenyum indah memandangnya. Apakah salah jika ku berharap ada seorang yang hadir yang menciptakan debar di hatiku, salahkah jika aku menginginkan keinginanku, kemauanku dan perjuanganku. Ataukah aku hanya pasrah dengan keadaan sekarang yang sudah tersedia, walau banyak nestapa terukir di jiwa? Saat aku mencintai seseorang dan bersedia berkorban, karena mungkin aku kan merasa butuh dan menaruh rindu akan kehadiranya, apakah mungkin seperti itu?

Pada Akhirnya semua akan pergi hilang, dalam bilangan dasawarsa aku memang sudah tak peduli menutup ingin hati mengunci rapat semua yang terlintas, berusaha melupa tentang kisah lalu yang tak bisa ku perjuangkan, membuang ingin untuk sebuah lembar baru. Takdir memang tak bisa dipaksakan, dengan sendirinya jika sudah kau goreskan pena untuk sebuah cerita, kau hadirkan kembali sesosok yang tak pernah ku kenal, tak pernah terfikirkan akan ada masuk dan menyakiti jiwa ini. tapi apalah daya hamba hanya melakoni sekenario yang sudah Kau tuliskan. Semua hanya misteri dari enggkau pemilik diri... Hanya satu pintaku ya Allah, buatlah Indah semua pada akhirnya, dan kuatkan hati jika terjadi percikan-percikan kecewa.

Dalam perenungan percakapan fikiran dan Hati kecil...

Di Jumat itu
Ketika mentari berlalu dan pergi
ketika semua tertutup rapi
angin menginginkan kupu kembali
Disini, sekali lagi

Tapi waktu telah berhenti
Hanya hening dan sepi
Tertelusuri ruang ingin tak menepi
Dalam nyata dan hayal silih berganti

Terasa Kosong dan hampa
Saat roda waktu berputar tak bersua
Terasa ada yang berbeda
saat semua amarah dan ego berjumpa
Hanya sisa pertengkaran yang ada

Kupu indah rupa
Kembali lah dalam sebuah jumpa
Dalam satu keinginan cinta
bersatu bersama tuk selamanya..

July 2017

Aku,
Pernah merasa terluka karena mu
Kamu,
Pernah menoreh pedih di hatiku
Kita,
Pernah terbakar api amarah yang sama

Seringkali ingin mengabaikamu
Menghapus tentangmu
tapi, aku tak pernah bisa beranjak pergi
Sebesar apapun luka yang kuterima
Sekuat apapun aku berusaha keluar

Tetap berharap dapat menatapmu lagi dan lagi
Kamu wanita sederhana, yang mampu menekan ego keangkuhanku
Dengan caramu mampu menaklukan keakuanku
Dalam sadarku aku telah jatuh cinta dengan dirimu
Maka kumohon jadilah sesuatu yang berharga untukku cintai


Juli 2017

Simfoni

Bintang. Simfoni yg tetiba mengambil malamku. Simfoni yg menghantarkan kamu dan kamu lagi padaku. Tidak, bukan sosokmu. Tp ingatan tentangmu!
Simfoni yg bisa mengundang egoku. Inginkan kamu menjadi Kita.
Namun, simfoni yg tetiba menyadarkanku utk menghadirkan satu nama dalam doaku. Satu nama, kamu
Simfoni yg akhirnya buatku bertanya “muluk kah keinginanku?”


Sumber: Internet

Dalam Ingin Ku


Terkadang mata ini iri kepada hati,

Karena kau ada di hati

Namun tidak tampak di mata

Aku tidak memiliki alasan pasti,

Mengapa sampai saat ini masih ingin menunggu,

Meski tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan

Hati ini meyakini bahwa kau ada,

Meski entah di belahan bumi mana

Mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama

Tersenyum menatap rembulan yang sama

Di sanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.

Juni 2017

For my Beautiful Red Butterfly 

TEARS (DROPFALL)

Semoga saya tidak merindukan setiap detik ini
Saya hanya sedang mencoba
Bukan lagi menikmati tetapi melupakan
Setiap detik ini agar nanti tidak membayangi

Saya tidak harus lagi hadir
Sebagai seorang penyemangat
Sebagai pelembut suatu kejenuhan
Maupun sebagai penenang hati yang membeku

Saya masih manusia biasa
Yang tidak kuasa membayangkan
Angin menikmati setiap sudut gemolek bulan
Yang membawa nikmatnya dunia
Sulit menerima tapi harus diikhlaskan

Saya sudah memaafkan
Tidak perlu disalahkan dan menyalahkan
Takdir sudah terukir
Terbanglah tinggi ke negeri di awan

Dengan segenap hati ini
Saya memohon mengundurkan diri
Terima kasih telah memberi saya kesempatan

Saya ikut berbahagia
Semoga di beri keluarga yang sakinan
Dan tambahan rejeki

AMIEN



;;