IqEwVr5RYHY5lcozd7fQs7f4kHQ
Bisik Angin Tuk Bidadari

Hai

Hai Masih inget gak ? heheh
Aku cuma lagi kangen doang..
Kamu pasti sudah bahagia ya sekarang
Tenang aja aku gak akan ganggu lagi kok
kalau di inget-inegt lucu juga
kita dulu pernah dekat benget
sampe akhirnya kamu berubah dan marah-marah nutup semua pintu
Disitu aku pernah galau dan sakit banget, sampe gak tau harus apa
Tapi
Aku sadar aku gak bisa apa-apa
Aku sadar gak bisa maksa minta kamu untuk kayak dulu lagi
dan bagaimana pun berusaha sekuat apa pun tetap sama
Kamu tetap diam dan diam
yah yang aku bisa hanya berdamai dengan keadaan
dan yang paling aku benci dan akui adalah
Aku kalah dengan keadaaan, kamu tau hal yang paling aku benci
adalah Kalah dan kehilangan
Dan terbiasa tanpa kamu
Maaf ya aku jadi orang yang nekat dalam perjuangan untuk dapetin hati kamu
sekarang kita berjalan dalam dunia yang berbeda
Maaf aku pernah ngusik kamu, menghancurkan semua kehidupan kamu
tapi aku gak pernah bisa berarti apa-apa walau sudah berusaha
Memberi semua yang terbaik buat kamu, yang aku dapat cuma rasa benci kamu
Seperti banyak cerita, yang aku cuma bisa bilang
TERIMA KASIH... UNTUK SEMUA PENGALAMAN DAN CERITA HIDUP yang luar biasa
Dan MAAF telah terus mengusik hidup kamu.
Semua akan terus ada dalam sisa hidup ku yang mungkin tinggal menunggu waktu
jujur aku tetap akan mencintai mu walau gak mungkin untuk bertemu kamu lagi
Aku akan terus mencintai kamu kemarin, hari ini dan esok

ini apa?


Pernah sakit tapi tak pernah sesakit ini

pernah cinta tapi tak pernah sedalam ini

aku ingin semua cinta mu untuk ku

Menangis tanpa air mata

Kisahku akan selalu berjalan. Entah itu hanya aku saja, atau bersamamu. Tak akan terhenti meski sesuatu menghalangi langkahku. Begitu pula perasaanku yang akan terus ada. Ntah itu hanya aku yang memiliki perasaan itu, atau saat kamu juga memilikinya. Dan tak akan terhenti hanya karna hati ini sendiri.

Hati ini selalu sepi. Sendiri tanpamu. Terasa gelap, bagaikan aku sedang berada di ruang kosong tanpa sebuah jendela dan pintu. Dan aku berharap ada lubang kecil di mana cahaya akan bisa menemukanku di dalam ruang ini. Aku berharap cahaya itu kamu. Karena tak ada seseorang yang menemaniku. Yang ada hanyalah kamu yang selama ini memenuhi pikiranku.

Aku bagaikan sedang berada dalam sebuah drama. Memerankan sebuah peran di mana aku menjadi manusia malang yang kesepian. Itulah aku. Aku sendiri. Namun, meski tanpamu, hidupku akan terus berjalan. Aku yakin semua akan baik-baik saja.

Kata-kata yang kamu berikan padaku, adalah motivasi yang kamu maksudkan agar aku selalu menerima apa yang sedang terjadi di hidupku. Dan aku tau, kamu pun bukan orang yang tak punya beban. Hanya saja, kamu pandai menyembunyikan semuanya.

Rahasia itu mahal. Tapi aku mau berbagi rahasiaku denganmu. Menceritakan kisahku yang tak akan berhenti begitu saja. Dan kamu begitu paham, yang berada dalam kisahku ini, aku dan kamu.

Keputusanku ialah tetap mencintaimu. Aku tak tau apa yang aku pilih ini benar atau salah. Tapi hati yang bicara. Aku tak tau hati ini akan membawaku ke mana, tapi aku yakin ia takkan pernah berbohong.

Apapun itu, aku meyakini sesuatu. Mencintaimu bukan sesuatu kesalahan dalam diriku. Namun itu adalah anugerah Tuhan, bagaimana cara Ia mengajariku cinta.

Dan akhirnya aku pun tau perasaan ini tak bisa di paksa. Atau hanya akan ada orang lain yang sakit dan terluka. Karena hati menyuruhku untuk tetap mencintaimu. Dan ini akan terus berjalan. Berjalan tanpa henti dan kisahku yang akan menceritakan perjalananku mencintaimu, mungkin ini akan terus aku bawa ya entah sampai kapan, seperti yang pernah aku jelaskan sebalumnya.. sampai tuhan menentukan sesuatu yang berbeda nanti nya.


Are U happy?

Setelah melewati perkara hidup yang luar biasa baru-baru ini, dalam perbincangan dengan seorang sahabat bertanya "Are U happy?" Pertanyaan tersebut singkat yang menurut ku sangat susah untuk menjawabnya, Memang gampang sih untuk berikan jawaban klise, ‘kebahagiaan kan kita sendiri yang tentukan’ – tapi rasanya bukan jawaban yang lahir dari hati. belajar dari pertanyaan tersebut banyak sahabat yang merasa tidak bahagia dengan apa yang dimilikinya.

Terkadang fikiran ini mengulang kembali segala memori dan kisah sedih yang pernah kita alami. Bukan, bukan orang lain yang membuatku sedih. Tetapi diriku sendiri. pernah Pikiran kita terpenuhi oleh prespektif yang kita buat sendiri setiap memikirkan apa yang dimiliki orang lain. Yang selalu keluar adalah sebuah pertanyaan, "Mengapa? Mengapa aku harus begini? Mengapa aku bukan dia?", terkadang kita belum tersadar kalau hal itu yang membuatku hampir kehilangan segalanya. kita hampir kehilangan iman. kita hampir melupakan rasa bersyukur yang harusnya kita panjatkan.

Beberapa pelajaran yang saya petik ketika menemani Bapak di rumah sakit, ternyata banyak orang yang lebih mengalami ujian yang lebih berat dari yang kita hadapi, ada yang harus cuci darah, ada yang lumpuh, ada yang geger otak karena bawa motor nabrak trotoar, disanalah saya memahami banyak orang yang mendapat ujian lebih dari yang kita alami, yang sebelumnya belum pernah terbayangkan.

Jawabannya sederhana, sesungguhnya hidup ini penuh dengan kebahagiaan. Masing-masing dari kita sudah Allah beri sesuai dengan kebutuhan. Hanya saja karena diri kita dikuasai oleh ilusi, ambisi dan berbagai keinginan. Selalu merasa ingin seperti orang lain. Hingga lupa mensyukuri nik’mat yang Allah beri. Tak terasa bahagia itu hilang dari diri kita. Dan yang ada hanya mengeluh dan mengeluh.

Tidak ada kesedihan dalam hidup ini, yang ada hanya kita menggunakan sisi melankolis untuk melihatnya. Tidak ada jalan buntu di hidup ini, yang ada hanya jika kita sendiri yang membatasinya, Berhentilah menyalahkan diri. Itu sudah masa lalu. Beginilah hidup, kau hanya harus mengikuti arus, dan menikmatinya. Banyak saran yang sampaikan bahwa bahagia ada dalam keputusan kita; ketika kita mulai bersyukur; ketika kita mampu berkata ‘cukup’; ketika kita ‘sudah selesai dengan diri sendiri’; atau ketika kita mampu mengendalikan pikiran kita hingga melihat sesuatu yang buruk dari sisi yang baik/positif. Banyak juga yang percaya bahwa bahagia itu sederhana; saat bisa mengerjakan tugas tepat waktu, saat bisa mentraktir diri sebuah es krim setelah kerja keras.

Hidup ini tidak ada masalah yang sulit, hanya saja kita belum berani menghadapi. Kadang kita terlalu takut untuk memulai padahal kita hanya sebatas mendengar cerita orang. Hidup ini tidak ada tempat yang gelap, hanya saja tempat yang kita lalui belum kita terangi. Lalu mengapa tidak kita putuskan untuk meneranginya, Oleh karena itu, tersenyumlah, karena setiap masalah yang terjadi padamu ada campur tangan Tuhan didalamnya dan ada rencana indah yang disiapkanNya untukmu lalu Terima dirimu sendiri apa adanya.

Untuk mu, Wanita yang tidak mudah untuk ku jumpai, percayalah aku tuliskan ini memang untuk mu. Cinta .. Lima huruf yang mampu membuat seluruh hidupku berubah. Hidup yang dulunya hitam putih, namun setelah aku mengenal cinta, hidup ini berubah menjadi berwarna. Cinta juga yang membuatku patah hati, sedih, dan kecewa.

Jujur aku sayang padamu, namun apalah daya aku hanya bisa menjagamu dari kejauhan. Karena aku tersingkir oleh orang-orang yang lebih bisa membuat kamu bahagia. Terkadang ada saat dimana aku harus menghadapi semua dengan sendiri, meski hati menangis tak ada pilihan lain selain berusaha tegar dan keadaan memaksaku harus kuat meski sebenarnya aku tak mampu.

“Jika kau tak mengizinkanku menjadi pengagumu, jangan biarkan bayangmu bermain dengan imajinasiku. Karena sukar untuk kumengukir tawa dalam genangan air mata”

Disaat kau pergi aku akan menjauh, dan jangan pernah berpikir aku akan membencimu, karena sesungguhnya aku tahu kebahagiaanmu bukan padaku. Biarkanlah rasa ini tetap untukmu. Bilamana disaat kamu diasingkan dan dijauhi semua orang carilah aku. Karena aku akan selalu ada untukmu. Mungkin aku ditakdirkan buta, buta untuk melihat yang lain selain dirimu. Namun aku sadar kita tak bisa bersama, tapi aku rela patah hati agar bisa bersamamu selamanya. Berharap bisa memilikimu yang tak mungkin aku miliki adalah sebuah harapan penuh kesia-siaan.

Tak ada manusia yang tak punya masalah. Jika aku terlihat selalu bahagia itu karena aku mampu menyembunyikan luka dan tangis. Sabar itu menyakitkan, diam itu menyiksa, berbicara pun percuma. Menyayangi kamu apakah harus sesakit ini. Namun aku selalu berpikir apapun yang terjadi dalam hidupku, selalu ku berkata Tuhan itu baik.

“Hujan tak pernah tau membasahi apa, tapi air mata tahu ia jatuh untuk siapa”

Hatiku kini luluh lantak dan hancur berkeping-keping, tak mampu terobati lagi. Hatiku terlanjur sakit dan kecewa atas ulahmu yang selalu bersikeras mengabaikanku. Namun ku tahan air mata ini yang tak mampu terbendung lagi. Ku tahan agar tidak meleleh dipipi ini, sebab ku tak mau menangis melihat kenyataan ini.Ku lapangkan dada ini meski ku tahu aku tak mampu, ku coba tuk selalu tersenyum. Selalu terlihat ceria, meski dibalik itu sesungguhnya hatiku sangat rapuh.

Bibirku tak mampu berucap tiga kata kata untukmu yaitu “aku cinta kamu”. Bagiku kau terlalu sempurna untukku. Mencintaimu adalah anugerah terindah dalam sejarah hidupku. Aku hanyalah insan biasa yang bermimpi akan cinta, berkhayal akan bahagia bersamamu. Selalu ku sadari sesungguhnya disekelilingku masih banyak hati yang tulus dan mengharap cinta dariku. Namun sejujurnya aku tetap tak akan pernah bisa berpaling sedikitpun darimu.

"Semoga tidak ada lagi persinggahan setelah kamu, yang berarti kamu adalah tempat pengakhiran dalam hidup"

Tidak ada manusia yang dapat mengetahui rahasia Tuhan mana lagi yang akan kita jalani pada perjalanan hidup kita yang selanjutnya. Banyak diantara kita yang terkadang masih belum bisa menerima bila apa yang kita usahakan hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Belum lagi kecewa dan keterpurukan yang harus diterima ketika kita mendapati kegagalan setelah perjalanan panjang dan perjuangan berat yang dilalui untuk sekedar bertahan. Memang rasa sakit tak mudah untuk disingkirkan, terlebih lagi sakit hati yang menyayat karena kita harus mengakhiri hubungan dengan kekasih yang kita cinta.

Betapa sakitnya selama ini perjuangan dan jerih payah yang aku lakukan sia-sia begitu saja. Mimpi dan masa depan yang telah ku bayangkan hilang begitu saja bersama lenyap memori ku bersama denganmu. Tidak bisa dipungkiri memang jika melewati fase ini adalah bukan suatu hal yang mudah, dan juga kini aku harus melewati fase ini seorang diri tanpa adanya peluk dan semangat dari dirinya lagi.

Huh... Ya tetapi setelah sekian waktu tidak bisa menerima dengan keadaan ini aku pun menyadari banyak hikmah yang kupelajari dari kebersamaan itu, aku jadi banyak bersukur tentang kehidupan ku, aku belajar menjadi manusia kembali yang bisa sakit hati mungkin aku yang dulu adalah manusia egois tingkat dewa, karena merasa semua bisa kudapatkan dengan mudah.

AKupun merasakan sensasi rasa jatuh hati, belajar mengalami kegagalan sebuah kata yang sangat tidak bisa kuterima, belajar bernegosiasi, dan yang paling berat adalah belajar bersabar dan mengalah dengan keadaan, dan meyakini apapun yang di perjuangakan jika Allah tidak mengijinkan semua adalah sia-sia.

Dan saat ini fase yang paling berat dalam pelajaran ku adalaj belajar untuk ikhlas melepaskan, walau kalau mau diturutin aku masih sangat mencintai dengan sangat. sebelumya aku berusaha meyakinkan mu tetapi hati mu malah tertutup untuk ku, oh iya aku juga belajar tersakiti, mungkin selama ini aku banyak menyakitin orang yang aku cinta, sudahlah saat ini aku sudah pasrah dengan nasib yang ada. Seperti aturan kehidupan semua dari tiada, menjadi ada lalu kembali ke tiadaan, tidak ada hal yang abadi. Suatu saat jika pemilik diri dan hati berkata selesai aku tidak bisa berkelit walau hanya lima menit.

Kalau di bilang banyak hikmah dan kisah kehidupan yang tidak ku ketahui sebelumnya mengenai perpisahan, Hidup seorang diri, kekurangan, hal-hal gaib, disepelekan, itulah Hikmah besar yang akan diberi Allah Kepadaku. Walau aku tidak berhasil membuat mu yakin untuk ke arah yang serius dan takdir harus terselesaikan saat ini, Insya Allah aku belajar menjadi Ikhlas. "Terima Kasih CInta Untuk segala" seperti kutipan lagu Afgan terimakasih atas waktu yang pernah kita jalani bersama.

Lalu apa selanjutnya, maka kita akan menjalankan waktu di dalam dunia kita sendiri-sendiri, Tapi aku akan tetap menyebutmu dalam doaku, dan aku akan selalu membantu mu dari belakang layar, karena yang kuinginkan adalah kebahagian mu, Semoga Allah selalu melindungi mu, menjagamu, memberi mu rizki ya sayang, dan aku ucapkan Allhamdulillah atas sebuah kisah yang Allah takdir kepadaku... Insya Allah Aku ikhlas...

Maaf maaf maaf.

Maaf jika cintaku memaksa mu mencintaiku
Maaf jika aku terlalu mencintaimu..
Maaf jika aku terlalu memaksa ingin bersamamu..
Maaf dengan semua kekuranganku aku masih tetap merasa pantas mendampingimu..
Maaf maaf maaf...

Maaf jika aku terlalu keras kepala untuk menyerah..
Maaf jika meskipun terus menangis meski dalam diam aku tak pernah pergi..
Maaf jika cintaku memaksamu mencintaiku..
Maaf maaf maaf...

Maaf jika sakit ini tak merubah hatiku...
Maaf jika air mata ini tak melunturkan cintaku..
Maaf jika dinginmu tak mendinginkan rasaku....
Maaf maaf maaf...

Aku terlalu keras kepala untuk berhenti mencintaimu.. dan kamu terlalu keras hati untuk luluh..
mungkin hingga suatu saat nanti akan ada salah satu yang hancur..
Ego mu.. atau cintaku.. 

;;