IqEwVr5RYHY5lcozd7fQs7f4kHQ
Bisik Angin Tuk Bidadari

Are U happy?

Setelah melewati perkara hidup yang luar biasa baru-baru ini, dalam perbincangan dengan seorang sahabat bertanya "Are U happy?" Pertanyaan tersebut singkat yang menurut ku sangat susah untuk menjawabnya, Memang gampang sih untuk berikan jawaban klise, ‘kebahagiaan kan kita sendiri yang tentukan’ – tapi rasanya bukan jawaban yang lahir dari hati. belajar dari pertanyaan tersebut banyak sahabat yang merasa tidak bahagia dengan apa yang dimilikinya.

Terkadang fikiran ini mengulang kembali segala memori dan kisah sedih yang pernah kita alami. Bukan, bukan orang lain yang membuatku sedih. Tetapi diriku sendiri. pernah Pikiran kita terpenuhi oleh prespektif yang kita buat sendiri setiap memikirkan apa yang dimiliki orang lain. Yang selalu keluar adalah sebuah pertanyaan, "Mengapa? Mengapa aku harus begini? Mengapa aku bukan dia?", terkadang kita belum tersadar kalau hal itu yang membuatku hampir kehilangan segalanya. kita hampir kehilangan iman. kita hampir melupakan rasa bersyukur yang harusnya kita panjatkan.

Beberapa pelajaran yang saya petik ketika menemani Bapak di rumah sakit, ternyata banyak orang yang lebih mengalami ujian yang lebih berat dari yang kita hadapi, ada yang harus cuci darah, ada yang lumpuh, ada yang geger otak karena bawa motor nabrak trotoar, disanalah saya memahami banyak orang yang mendapat ujian lebih dari yang kita alami, yang sebelumnya belum pernah terbayangkan.

Jawabannya sederhana, sesungguhnya hidup ini penuh dengan kebahagiaan. Masing-masing dari kita sudah Allah beri sesuai dengan kebutuhan. Hanya saja karena diri kita dikuasai oleh ilusi, ambisi dan berbagai keinginan. Selalu merasa ingin seperti orang lain. Hingga lupa mensyukuri nik’mat yang Allah beri. Tak terasa bahagia itu hilang dari diri kita. Dan yang ada hanya mengeluh dan mengeluh.

Tidak ada kesedihan dalam hidup ini, yang ada hanya kita menggunakan sisi melankolis untuk melihatnya. Tidak ada jalan buntu di hidup ini, yang ada hanya jika kita sendiri yang membatasinya, Berhentilah menyalahkan diri. Itu sudah masa lalu. Beginilah hidup, kau hanya harus mengikuti arus, dan menikmatinya. Banyak saran yang sampaikan bahwa bahagia ada dalam keputusan kita; ketika kita mulai bersyukur; ketika kita mampu berkata ‘cukup’; ketika kita ‘sudah selesai dengan diri sendiri’; atau ketika kita mampu mengendalikan pikiran kita hingga melihat sesuatu yang buruk dari sisi yang baik/positif. Banyak juga yang percaya bahwa bahagia itu sederhana; saat bisa mengerjakan tugas tepat waktu, saat bisa mentraktir diri sebuah es krim setelah kerja keras.

Hidup ini tidak ada masalah yang sulit, hanya saja kita belum berani menghadapi. Kadang kita terlalu takut untuk memulai padahal kita hanya sebatas mendengar cerita orang. Hidup ini tidak ada tempat yang gelap, hanya saja tempat yang kita lalui belum kita terangi. Lalu mengapa tidak kita putuskan untuk meneranginya, Oleh karena itu, tersenyumlah, karena setiap masalah yang terjadi padamu ada campur tangan Tuhan didalamnya dan ada rencana indah yang disiapkanNya untukmu lalu Terima dirimu sendiri apa adanya.

Untuk mu, Wanita yang tidak mudah untuk ku jumpai, percayalah aku tuliskan ini memang untuk mu. Cinta .. Lima huruf yang mampu membuat seluruh hidupku berubah. Hidup yang dulunya hitam putih, namun setelah aku mengenal cinta, hidup ini berubah menjadi berwarna. Cinta juga yang membuatku patah hati, sedih, dan kecewa.

Jujur aku sayang padamu, namun apalah daya aku hanya bisa menjagamu dari kejauhan. Karena aku tersingkir oleh orang-orang yang lebih bisa membuat kamu bahagia. Terkadang ada saat dimana aku harus menghadapi semua dengan sendiri, meski hati menangis tak ada pilihan lain selain berusaha tegar dan keadaan memaksaku harus kuat meski sebenarnya aku tak mampu.

“Jika kau tak mengizinkanku menjadi pengagumu, jangan biarkan bayangmu bermain dengan imajinasiku. Karena sukar untuk kumengukir tawa dalam genangan air mata”

Disaat kau pergi aku akan menjauh, dan jangan pernah berpikir aku akan membencimu, karena sesungguhnya aku tahu kebahagiaanmu bukan padaku. Biarkanlah rasa ini tetap untukmu. Bilamana disaat kamu diasingkan dan dijauhi semua orang carilah aku. Karena aku akan selalu ada untukmu. Mungkin aku ditakdirkan buta, buta untuk melihat yang lain selain dirimu. Namun aku sadar kita tak bisa bersama, tapi aku rela patah hati agar bisa bersamamu selamanya. Berharap bisa memilikimu yang tak mungkin aku miliki adalah sebuah harapan penuh kesia-siaan.

Tak ada manusia yang tak punya masalah. Jika aku terlihat selalu bahagia itu karena aku mampu menyembunyikan luka dan tangis. Sabar itu menyakitkan, diam itu menyiksa, berbicara pun percuma. Menyayangi kamu apakah harus sesakit ini. Namun aku selalu berpikir apapun yang terjadi dalam hidupku, selalu ku berkata Tuhan itu baik.

“Hujan tak pernah tau membasahi apa, tapi air mata tahu ia jatuh untuk siapa”

Hatiku kini luluh lantak dan hancur berkeping-keping, tak mampu terobati lagi. Hatiku terlanjur sakit dan kecewa atas ulahmu yang selalu bersikeras mengabaikanku. Namun ku tahan air mata ini yang tak mampu terbendung lagi. Ku tahan agar tidak meleleh dipipi ini, sebab ku tak mau menangis melihat kenyataan ini.Ku lapangkan dada ini meski ku tahu aku tak mampu, ku coba tuk selalu tersenyum. Selalu terlihat ceria, meski dibalik itu sesungguhnya hatiku sangat rapuh.

Bibirku tak mampu berucap tiga kata kata untukmu yaitu “aku cinta kamu”. Bagiku kau terlalu sempurna untukku. Mencintaimu adalah anugerah terindah dalam sejarah hidupku. Aku hanyalah insan biasa yang bermimpi akan cinta, berkhayal akan bahagia bersamamu. Selalu ku sadari sesungguhnya disekelilingku masih banyak hati yang tulus dan mengharap cinta dariku. Namun sejujurnya aku tetap tak akan pernah bisa berpaling sedikitpun darimu.

"Semoga tidak ada lagi persinggahan setelah kamu, yang berarti kamu adalah tempat pengakhiran dalam hidup"

Tidak ada manusia yang dapat mengetahui rahasia Tuhan mana lagi yang akan kita jalani pada perjalanan hidup kita yang selanjutnya. Banyak diantara kita yang terkadang masih belum bisa menerima bila apa yang kita usahakan hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Belum lagi kecewa dan keterpurukan yang harus diterima ketika kita mendapati kegagalan setelah perjalanan panjang dan perjuangan berat yang dilalui untuk sekedar bertahan. Memang rasa sakit tak mudah untuk disingkirkan, terlebih lagi sakit hati yang menyayat karena kita harus mengakhiri hubungan dengan kekasih yang kita cinta.

Betapa sakitnya selama ini perjuangan dan jerih payah yang aku lakukan sia-sia begitu saja. Mimpi dan masa depan yang telah ku bayangkan hilang begitu saja bersama lenyap memori ku bersama denganmu. Tidak bisa dipungkiri memang jika melewati fase ini adalah bukan suatu hal yang mudah, dan juga kini aku harus melewati fase ini seorang diri tanpa adanya peluk dan semangat dari dirinya lagi.

Huh... Ya tetapi setelah sekian waktu tidak bisa menerima dengan keadaan ini aku pun menyadari banyak hikmah yang kupelajari dari kebersamaan itu, aku jadi banyak bersukur tentang kehidupan ku, aku belajar menjadi manusia kembali yang bisa sakit hati mungkin aku yang dulu adalah manusia egois tingkat dewa, karena merasa semua bisa kudapatkan dengan mudah.

AKupun merasakan sensasi rasa jatuh hati, belajar mengalami kegagalan sebuah kata yang sangat tidak bisa kuterima, belajar bernegosiasi, dan yang paling berat adalah belajar bersabar dan mengalah dengan keadaan, dan meyakini apapun yang di perjuangakan jika Allah tidak mengijinkan semua adalah sia-sia.

Dan saat ini fase yang paling berat dalam pelajaran ku adalaj belajar untuk ikhlas melepaskan, walau kalau mau diturutin aku masih sangat mencintai dengan sangat. sebelumya aku berusaha meyakinkan mu tetapi hati mu malah tertutup untuk ku, oh iya aku juga belajar tersakiti, mungkin selama ini aku banyak menyakitin orang yang aku cinta, sudahlah saat ini aku sudah pasrah dengan nasib yang ada. Seperti aturan kehidupan semua dari tiada, menjadi ada lalu kembali ke tiadaan, tidak ada hal yang abadi. Suatu saat jika pemilik diri dan hati berkata selesai aku tidak bisa berkelit walau hanya lima menit.

Kalau di bilang banyak hikmah dan kisah kehidupan yang tidak ku ketahui sebelumnya mengenai perpisahan, Hidup seorang diri, kekurangan, hal-hal gaib, disepelekan, itulah Hikmah besar yang akan diberi Allah Kepadaku. Walau aku tidak berhasil membuat mu yakin untuk ke arah yang serius dan takdir harus terselesaikan saat ini, Insya Allah aku belajar menjadi Ikhlas. "Terima Kasih CInta Untuk segala" seperti kutipan lagu Afgan terimakasih atas waktu yang pernah kita jalani bersama.

Lalu apa selanjutnya, maka kita akan menjalankan waktu di dalam dunia kita sendiri-sendiri, Tapi aku akan tetap menyebutmu dalam doaku, dan aku akan selalu membantu mu dari belakang layar, karena yang kuinginkan adalah kebahagian mu, Semoga Allah selalu melindungi mu, menjagamu, memberi mu rizki ya sayang, dan aku ucapkan Allhamdulillah atas sebuah kisah yang Allah takdir kepadaku... Insya Allah Aku ikhlas...

Maaf maaf maaf.

Maaf jika cintaku memaksa mu mencintaiku
Maaf jika aku terlalu mencintaimu..
Maaf jika aku terlalu memaksa ingin bersamamu..
Maaf dengan semua kekuranganku aku masih tetap merasa pantas mendampingimu..
Maaf maaf maaf...

Maaf jika aku terlalu keras kepala untuk menyerah..
Maaf jika meskipun terus menangis meski dalam diam aku tak pernah pergi..
Maaf jika cintaku memaksamu mencintaiku..
Maaf maaf maaf...

Maaf jika sakit ini tak merubah hatiku...
Maaf jika air mata ini tak melunturkan cintaku..
Maaf jika dinginmu tak mendinginkan rasaku....
Maaf maaf maaf...

Aku terlalu keras kepala untuk berhenti mencintaimu.. dan kamu terlalu keras hati untuk luluh..
mungkin hingga suatu saat nanti akan ada salah satu yang hancur..
Ego mu.. atau cintaku.. 

Teringat nasihat guru ngaji ku "Jika ingin hidup bahagia, kamu harus bisa menjalani kehidupan ini dengan sabar dan ikhlas. Ya, banyak orang sulit untuk bersikap ikhlas tentang segala apapun yang telah diterimanya. Biasanya, mereka merasa sangat kecewa ketika apa yang diinginkan tidak menjadi kenyataan." Ikhlas itu merelakan yang sudah pergi darimu. Karena yang akan pergi akan tetap pergi meskipun kamu akan barusaha untuk menahan kepergiannya.

Seperti kamu seseorang yang aku cintai dengan sangat tetapi selalu berusaha pergi dan menjauh, karena aku tau kamu pun menyangi aku dengan sangat, kamu peduli tapi kamu takut untuk mencintai aku, sehingga kamu memilih pergi karena kamu takut mengakui kamu pun sangat menyangi aku.

Tetapi sesuatu yang dipaksakan memang hasilya tidak baik, maka pergilah ketika kamu berkata pergi saat ini hanya doa yang aku panjatkan untuk kamu disetiap malam ku, karena kamu pernah bilang untuk mencintai kamu maka kamu harus ikhlas melihat yang di cintai itu bahagia, lagian ketika aku berfikir usiamu bukan belia lagi, jika kamu tidak mendapat sekarang maka usia mu akan lewat maka kamu akan menghadapi kehabisan usia.

Maka pergilah kalau itu bisa buat kamu bahagia, sudahlah jangan pedulikan apa yang aku lakukan, mau aku tulis status melow, atau tulisan-tulisan yang menuangkan semua cerita tutuplah matamu, maka pergilah berlalu, aku pun akan melakukan hal yang sama ketika kamu membuka komunikasi maya pun ada sebagian hatiku melarang berkomunikasi dengan kamu, walau sebagian lagi masih menginginkanmu. Maaf kemarin aku putus komunikasi kita, karena aku tidak mau berdebat lagi sayang.

Capek, lelah yang aku rasakan, yang berujung menurunya kesehatanku, dadaku jadi terasa sesak, tulang-tulang ku sakit semua, dan aku jadi gampang lelah, seperti tidak ada semangat hidup, maka Pergilah biarakan aku memulihkan sakit fisik dan hati ku, sudahlah ini semua salahku sendiri aku tak akan menyalahkan kamu sayang, kamu mahluk paling suci dan kamu tidak pernah bersalah sedikitpun akan hal ini, puaskan egomu sayang, aku tak akan melakukan apa-apa aku hanya akan memandang mu pergi dan terus mendoakan mu.

Dua bulan ini aku sedang berusaha belajar untuk Benar-Benar Bisa Menerima Kenyataan Bahwa Yang Hilang Dan Yang Pergi Memang Bukan Ditakdirkan Menjadi Milikmu, Karena sangat sulit untuk merelakan yang pergi dan mengikhlaskan yang hilang. Sedangkan kamu sangat menginginkannya. ketika FInished is the end sudahlah aku belajar menjadi ikhlas karena aku bukan orang suci seperti yang pernah kamu bilang, karena aku tidak pernah bisa mengerti kamu, karena aku tidak pernah bisa membuat kamu nyaman

Ya Allah kalau mungkin maka hilangkanlah rasa sakit ini, peluk aku kali ini karena banyak nya masalah yang datang bertubi-tubi. semoga ini hanya ujian kenaikan tingkat ku. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kegelisahan dan kesedihan. Aku berlindung kepada Engkau dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia. Amiin

Demi tuhan aku tahu tidak seharusnya kukatakan ini padamu aku tidak bisa memilih kepada siapa hatiku harus kujatuhkan, hatiku menjatuhkan pilihan pada kamu. Bagiku, mencintaimu adalah proses paling indah yang tidak pernah ku pahami bagaimana bisa terjadi.

Aku pikir ini hanya proses sementara yang akan berakhir secepatnya, tapi lagi-lagi aku hanya manusia bisa, aku tidak punya kendali penuh atas hatiku. Maka kunikmati waktu-waktu bersamamu, kunikmati segala kebahagianku yang bersumber darimu, senyummu dan canda tawamu, kesedihanmu dan amarahmu, kelelahanmu dan semangatmu, dirimu sudah seperti mengalir deras didarahku. Yang aku tahu hanya aku bahagia ada didekatmu, meskipun hanya didekatmu, tidak dihatimu.

Kamupun sudah memintaku untuk mengubur dalam-dalam perasaanku padamu, sudah jelas kamu tunjukkan padaku bahwa bukan aku yang kamu inginkan, bukan aku yang ingin kamu sebut didalam setiap doamu, bukan aku. Bukan aku.

Tapi sungguh, maafkan aku kali ini. Kamupun tidak punya kendali atas hatiku, hatiku yang telah memilihmu. Aku berani bertaruh seluruh hidupku, bahwa aku akan terus mencintaimu meskipun kamu abaikan aku lagi dan lagi. Maka berhentilah menyuruhku membuang rasa ini, berhentilah menyuruhku pergi, berhentilah mengatakan bahwa kamu tidak menginginkanku, karena itu semua hanya sia-sia. Hatiku sudah menetap padamu.

Kamu akan tetap mengalir di darahku, aku akan menikmatinya mencintaimu sendirian, aku akan selalu jadi pemujamu, bahkan aku tidak akan menyerah menyebutmu didalam doaku, barangkali tuhan akan iba pada hambanya ini dan mengijinkanmu untukku. Aku tidak akan berhenti mencintaimu.

Cukuplah kamu tahu aku tidak akan berhenti mencintaimu, cukuplah kamu tahu akan selalu ada tempat untukmu bersandar, akan selalu ada.

Demikianlah hidupku akan kujalani, jangan khawatirkan aku, karena mencintaimu sudah seperti candu untukku, sudah seperti bernafas untukku, tanpa melakukannya, mungkin aku akan mati, tenanglah saja sayang.


Aku berusaha
Hidup dengan bayang-bayang seseorang..
Aku  egois?
Karna menuntut kau memiliki rasa,

Aku tak bisa berhenti menyalahkan malam,
Hati ini seperti batu,
Akupun sesak mengingatmu

Masihkah aku berhak atas satu harapan
berharap itu kamu..
Sudah kukatakan,.
Jangan pernah sedikitpun berpikir..

apakah aku baik-baik saja tanpamu,
Aku tidak pernah, akan baik-baik saja.
Karna aku tak bisa berhenti mencintaimu,

Aku tak bisa berhenti mencintaimu,
Aku takkan berhenti berharap,
Aku takkan berhenti mencintaimu,
Aku takkan berhenti,
Karna aku tak bisa..

Mencintai itu saya rasakan seperti memberikan semua apa yang terbaik yang kita mampu untuknya, tanpa keluh kesah tanpa berharap kembali Bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia. Senang merasakan orang yang kita sayangi merasa senang.
Dan semua ini ga mudah untuk dilakukan.Karena tidak ada cinta yang tidak berharap kembali.

Setelah mencintai pasti kita berharap orang yang kita cintai itu membalas cinta kita. Berharap dia juga memahami hati dan perasaan kita, sehingga cinta tidak seperti bertepuk sebelah tangan. Berharap bahwa semua yang telah dilakukan pada nya memberikan makna.Namun juga tak ingin dikecewakan dan tak ingin di sakiti.

Menjadi seseorang yang tidak dianggap memang tidak enak. “Apakah ada yang salah dengan diri saya, sampai dia enggan memperlakukan saya sebagaimana mestinya”. Apakah cinta seperti ini akan membuahkan kebahagiaan yang abadi. Mungkin ga ya? Terkadang, beberapa orang tidak menyadari seberapa banyak yang sudah kita lakukan untuknya sampai kita berhenti melakukannya.

Temanku yang sering mendengar cerita ku yang sulit melupakan mu, mungkin merasa jenuh karena aku tak pernah berhenti bercerita tentangmu, tentang betapa sulitnya aku melupakan dan pergi darimu, lalu beberapa dari mereka bertanya “sampai kapan kamu akan seperti ini?”

Aku hanya bisa menjawab “entahlah aku pun tak tahu”

Iya aku benar – benar tidak tahu sampai kapan aku harus seperti ini, terbelenggu pada sebuah kenangan yang setiap detiknya membunuhku secara perlahan. Aku tidak tahu sampai kapan kenangan tentang mu, tentang kita akan benar – benar hilang, aku tidak tahu sampai kapan aku bisa memiliki cerita baru, dengan orang yang baru dan lebih indah.

Pergi darimu dan melupakan mu bukan itu yang aku inginkan, bahkan tak pernah ada dalam benak ku jika aku harus kehilanganmu. Kenapa kau memberikan ku kenangan yang begitu banyak, jika pada akhirnya kenangan itu hanya menjadi luka dan memberikan rasa sakit, mungkin kau bisa dengan mudah melupakan aku, melupakan tentang kita begitu saja tetapi tidak dengan ku. Aku harus menjadi seorang yang pesakitan setiap kali harus mengingat semuanya. Mungkin secara teori melupakan seseorang dengan tahap – tahap tertentu itu mudah, mudah sekali. Tetapi saat semuanya harus diperaktikan dengan nyata rasanya sulit sekali.


Untuk kamu yang tak pernah merinduku
Meski rasa ku tak akan sama dengan yang kau rasakan
Aku berharap kau bisa merasakannya
Bahwa aku tlah menjatuhkan hatiku ditempat aku memulai

Mengawali kisah cintaku dengan indah
Meski aku sadar ini hanya anganku
Meski aku takan pernah tahu akhir dari kisahku

Dan biarkanlah aku mencintai mu dengan sederhana
Walau hanya dalam diam mu
Biarkanlah semua rasaku kepadamu mengalir apa adanya
Tanpa tahu kemana akan berlabuh

Memang sakit hatiku mencintaimu meski kau tak pernah mencintaiku
Tapi biarlah rasa sakit ku menjadi indah yang tiada tara
Karena mencintai mu adalah indah bagiku

;;